Sabtu, 24 Mei 2014

tutup mata dari orang yang ingin di sentuh

Nikmati saja selagi kau belum puas...
Nikmati saja selagi teman teman mu ada di sekelilingmu..
Nikmati saja semua yang kau anggap menyenangkan
Dan terus lah begitu selagi kau belum mengenal lelah..
Teman teman mu lebih mengerti mu.. Nikmati dunis hingga kau merasa hebat dan tak perlu siapapun.

Sampai kau lelah sampai kau bosan dan sampi kau sadar disini ada mata yang selalu mengawasimu.. Dimanapun kamu, mata itu bagai anak peluru yang akan di lepas dari sarang nya.  Kapan kamu pernah menengok ke arah ku dan tatap aku menggunakan kedua mata mu.. Perhatikan aku sebentar saja...

 " sesibuk itukah kamu dengan dunia mu, cintai saja benda matimu hingga kau mampu pertaruhkan semuanya demi dia.. Tak perlu menengok ku aku sudah kehabisan kata kata untuk mengugkapkan semua dihadapan mu.. Jika benda mati itu selalu kau sentuh selayaknya tubuh ku, aku yang jauh darimu hanya bisa menelan ludah. "

happy anniversary

Aku bingung mulai darimana menulis ini, perasaan ku sedang campur aduk yah bahagia sedih gemetar entahlah aku ini kenapa.
Terimakasih tuhan, kita madih diberi kesempatan bersama, sampai detik ini sampai saat ini. Kit sudah sama sama dewasa, semoga langkah kita kedepan lebih maju... Selalu lindungi kita ya tuhan agar senantiada bersyukur atas apa yang kita miliki salama ini.

Jaga mata kita tuhan, dari apa yang kita kihat disini dan disana. Jaga hati kita tuhan agar tak pernah goyah apapun ujianya. Jaga perasaan kita tuhan dari orang orang yang sekiranya akan mrnjauhkan kita berdua, membuat kita berdua runtuh, aku akan tetap menunggu mu disini sayang...

5tahun itu tidak cepat banyak proses dalam hidup kita yang sangat mencolok dengan sekarang sungguh sangat berbeda. Sekali lagi terimaksih tuhan kau memberi ku orang yang begitu luar biasa, banyak cerita sampai saat ini ada yang suka bahkan sangat benci melihat ku orang yang srlalu di samping mu....

Love.... Kau itu segalanya aku pernah merasakan takut kehilangan mu mungkin saat itu aku merasa bahwa sudah tak ada mehidupan lagi namun tuhan tak pernah mau melihat kita berdua pisah terlalu lama sayang.. Maaf aku tak pernah bisa menuruti keinginan keiginan mu sayang entah apa yang membuat aku yakin hingga bertahan sejauh ini dengan mu.

Semoga jauh nya jarak tak akan menjauhkan kita berdua nantinya aku harap suatu saat nanti entah itu kapan aku bisa duduk bersandingan dengan mu seperti raja dan ratu. Biar semua orang mencibir aku tak peduli.

Happy anniversary sayang semoga cinta kita tetap abadi hingga takdir menjemput kita. Love love love bem love you i miss you happy anniversary :*

Sabtu, 10 Mei 2014

karina

Tampak tegar gadis belia itu mekewati harinya dengan penuh harap, agar semua
Kembali seperti sedia kala...
Hujan berderu membasahi tanah yang kini tercium aromanya.
 Angin kencang menembus jendela tua yang usang. Hingga berdiri buku kuduhnya,

Karina begitu malang nasibnya kehancuran orang tuanya membuat dia hidup lebih susah. Selalu menahan apa yang dia inginkan wajah mungilnya kini lusu tak ada keceriaan lagi yang terselip di balik senyum manis gigi gingsulnya, karina.... Yang dulu selalu diagungkan menjadi sorotan mata banyak orang dengan gaya hidupnya kini sudah tak ada lagi yang dipamerkan. Semua hartanya lenyap di seret hukum.. Kini hanya baju baju lusu yang dulu ia remehkan makan seadanya dan bukan lagi istana megah bahkan tak ada lagi jongos jongos pribadinya. Mobil pun ikut tiada, hilang sudah keceriaan yang selalu menghiasi wajah ayunya. Kini dia tinggal di rumah tua bekas rumah ibunya. Gadis belia itu kini menjadi tulang punggung keluarganya.

Senin, 04 Februari 2013

27 ferdias



Dia adalah seorang pria yang berdiri di baris demontrasi.. seorang aktifis muda yang berkecimpung  di dunia politik, aku mengaguminya pemuda yang sedikit keras kepala hidup dalam prinsip keluarganya.. singkat tahun aku mengenal sosoknya, ferdias....
Terkadang aku membencinya namun aku takbisa menjabarkan nya kenapa aku membenci nya, banyak cerita diantara kita berdua, hanya aku dan dia yang tahu... aku sempat memiliki rasa yang tak biasa kepadnya mungkin aku jatuh cinta namun itu, selang beberapa pekan cintu ku runtuh tak tersisa dia telah memilih seseorang yang sudah berhasil membuatku ccemburu kala itu dan mungkin sampai sekarang. sudahlah ini hanya sepenggal cerita ku, tengah malam saat kita mengobrol dia mengirimkan aku beberapa rekaman, awal nya aku bertanya tanya rekaman apa ini, dia hanya menjawab bukan apa apa ! hanya rekaman usang. Satu, dua tiga kali dia mengirim rekaman itu pada ku, menarik aku ingin mendengar seutuhnya lalu aku mulai mendengarkan satu persatu waktu itu imajinasi ku mulai bermain dalam goret pena aku melukis gunung semeru mandalawangi.... yang sama sekali tak pernah aku lihat , sama sekali tak pernah mengenal gunung itu... aku merasakan aku berdiri ditempat itu merasakan udara yang dinginya merasuk ke tubuh ku, indah sunyi damai.... dalam rekaman itu seperti ini 
bunyinya...

“ Sampaikanlah pada ibu ku, aku pulang terlambat waktu ku akan menaklukan malam dengan jalan pikiran ku, sampaikanlah pada bapak ku, aku mencari jalan atas semua keresahan keresahan ini .... kegelisahan manusia.... tak pernah berhenti berjuang pecah teka teki malam tak pernah berhenti berjuang pecah teka teki keadilan.... berbagi waktu dengan alam kau akan 
tahu siapa dirimu yang sebenarnya... hakikah manusia...


Lalu yang kedua rekaman itu berbunyi seperti ini....

“ Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah. Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayang ku.. bicara bicara tentang anjing – anjing kita yang nakal dan lucu.. atau tentang bunga – bunga yang manis di lembah mendala wangi.. ada serdadu serdadu amerika yang mati kena bom di danang, ada bayi – bayi yang mati lapar di biafra tapi aku ingin mati di sisimu sayangku.. setelah kita bosan hidup dan bertanya-tanya . tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu, mari..... sini sayangku,  kalian yang pernah mestra , yang pernah baik dan simpati padaku tegakkalah ke langit atau awan mendung kita tak pernah menanamkan apa –apa , kita takkan pernah kehilangan apa – apa.”

Aku menyukai semua rekaman inii, lalu dia pun mulai bercerita padaku.. rekaman itu menceritakan soe hok gie CATATAN SEORANG DEMONSTRAN” mahasiswa sastra UI yang meninggal di semeru, di mandalawangi.. dia tokoh demonstran yang intelektual, pada saat era soekarno dan soeharto tahun 48 hingga 65. Dia tokoh yang jujur dan terkenal ke idealisnya.
Hari ini kamu tahu... ini hari ulang tahun ku, 27 Januari, keinginanku mendaki ke semeru.. persis seperti gie dulu saat dia akan merayakan nya di atas gunung semeru di mandalawangi yang akhirnya dia menghembuskan nafas terahirnya disana... kisahnya persis dengan ku sekarang apa yang ku alami sekarang itu sama dengan apa yang beliau alami.... aku ingin menjadi orang tertinggi di pulau jawa karena sosok gie, membuat aku sadar menemukan jati diriku, untuk meninggalkan dunia yang hedonis ini. ferdias sangat mengagumi sosok SOE HOK GIE.  Dan aku sangat mengagumi sosok ferdias J

27 ferdias



Dia adalah seorang pria yang berdiri di baris demontrasi.. seorang aktifis muda yang berkecimpung  di dunia politik, aku mengaguminya pemuda yang sedikit keras kepala hidup dalam prinsip keluarganya.. singkat tahun aku mengenal sosoknya, ferdias....
Terkadang aku membencinya namun aku takbisa menjabarkan nya kenapa aku membenci nya, banyak cerita diantara kita berdua, hanya aku dan dia yang tahu... aku sempat memiliki rasa yang tak biasa kepadnya mungkin aku jatuh cinta namun itu, selang beberapa pekan cintu ku runtuh tak tersisa dia telah memilih seseorang yang sudah berhasil membuatku ccemburu kala itu dan mungkin sampai sekarang. sudahlah ini hanya sepenggal cerita ku, tengah malam saat kita mengobrol dia mengirimkan aku beberapa rekaman, awal nya aku bertanya tanya rekaman apa ini, dia hanya menjawab bukan apa apa ! hanya rekaman usang. Satu, dua tiga kali dia mengirim rekaman itu pada ku, menarik aku ingin mendengar seutuhnya lalu aku mulai mendengarkan satu persatu waktu itu imajinasi ku mulai bermain dalam goret pena aku melukis gunung semeru mandalawangi.... yang sama sekali tak pernah aku lihat , sama sekali tak pernah mengenal gunung itu... aku merasakan aku berdiri ditempat itu merasakan udara yang dinginya merasuk ke tubuh ku, indah sunyi damai.... dalam rekaman itu seperti ini 
bunyinya...

“ Sampaikanlah pada ibu ku, aku pulang terlambat waktu ku akan menaklukan malam dengan jalan pikiran ku, sampaikanlah pada bapak ku, aku mencari jalan atas semua keresahan keresahan ini .... kegelisahan manusia.... tak pernah berhenti berjuang pecah teka teki malam tak pernah berhenti berjuang pecah teka teki keadilan.... berbagi waktu dengan alam kau akan 
tahu siapa dirimu yang sebenarnya... hakikah manusia...


Lalu yang kedua rekaman itu berbunyi seperti ini....

“ Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah. Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayang ku.. bicara bicara tentang anjing – anjing kita yang nakal dan lucu.. atau tentang bunga – bunga yang manis di lembah mendala wangi.. ada serdadu serdadu amerika yang mati kena bom di danang, ada bayi – bayi yang mati lapar di biafra tapi aku ingin mati di sisimu sayangku.. setelah kita bosan hidup dan bertanya-tanya . tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu, mari..... sini sayangku,  kalian yang pernah mestra , yang pernah baik dan simpati padaku tegakkalah ke langit atau awan mendung kita tak pernah menanamkan apa –apa , kita takkan pernah kehilangan apa – apa.”

Aku menyukai semua rekaman inii, lalu dia pun mulai bercerita padaku.. rekaman itu menceritakan soe hok gie CATATAN SEORANG DEMONSTRAN” mahasiswa sastra UI yang meninggal di semeru, di mandalawangi.. dia tokoh demonstran yang intelektual, pada saat era soekarno dan soeharto tahun 48 hingga 65. Dia tokoh yang jujur dan terkenal ke idealisnya.
Hari ini kamu tahu... ini hari ulang tahun ku, 27 Januari, keinginanku mendaki ke semeru.. persis seperti gie dulu saat dia akan merayakan nya di atas gunung semeru di mandalawangi yang akhirnya dia menghembuskan nafas terahirnya disana... kisahnya persis dengan ku sekarang apa yang ku alami sekarang itu sama dengan apa yang beliau alami.... aku ingin menjadi orang tertinggi di pulau jawa karena sosok gie, membuat aku sadar menemukan jati diriku, untuk meninggalkan dunia yang hedonis ini. ferdias sangat mengagumi sosok SOE HOK GIE.  Dan aku sangat mengagumi sosok ferdias J

27 ferdias



Dia adalah seorang pria yang berdiri di baris demontrasi.. seorang aktifis muda yang berkecimpung  di dunia politik, aku mengaguminya pemuda yang sedikit keras kepala hidup dalam prinsip keluarganya.. singkat tahun aku mengenal sosoknya, ferdias....
Terkadang aku membencinya namun aku takbisa menjabarkan nya kenapa aku membenci nya, banyak cerita diantara kita berdua, hanya aku dan dia yang tahu... aku sempat memiliki rasa yang tak biasa kepadnya mungkin aku jatuh cinta namun itu, selang beberapa pekan cintu ku runtuh tak tersisa dia telah memilih seseorang yang sudah berhasil membuatku ccemburu kala itu dan mungkin sampai sekarang. sudahlah ini hanya sepenggal cerita ku, tengah malam saat kita mengobrol dia mengirimkan aku beberapa rekaman, awal nya aku bertanya tanya rekaman apa ini, dia hanya menjawab bukan apa apa ! hanya rekaman usang. Satu, dua tiga kali dia mengirim rekaman itu pada ku, menarik aku ingin mendengar seutuhnya lalu aku mulai mendengarkan satu persatu waktu itu imajinasi ku mulai bermain dalam goret pena aku melukis gunung semeru mandalawangi.... yang sama sekali tak pernah aku lihat , sama sekali tak pernah mengenal gunung itu... aku merasakan aku berdiri ditempat itu merasakan udara yang dinginya merasuk ke tubuh ku, indah sunyi damai.... dalam rekaman itu seperti ini 
bunyinya...

“ Sampaikanlah pada ibu ku, aku pulang terlambat waktu ku akan menaklukan malam dengan jalan pikiran ku, sampaikanlah pada bapak ku, aku mencari jalan atas semua keresahan keresahan ini .... kegelisahan manusia.... tak pernah berhenti berjuang pecah teka teki malam tak pernah berhenti berjuang pecah teka teki keadilan.... berbagi waktu dengan alam kau akan 
tahu siapa dirimu yang sebenarnya... hakikah manusia...


Lalu yang kedua rekaman itu berbunyi seperti ini....

“ Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah. Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayang ku.. bicara bicara tentang anjing – anjing kita yang nakal dan lucu.. atau tentang bunga – bunga yang manis di lembah mendala wangi.. ada serdadu serdadu amerika yang mati kena bom di danang, ada bayi – bayi yang mati lapar di biafra tapi aku ingin mati di sisimu sayangku.. setelah kita bosan hidup dan bertanya-tanya . tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu, mari..... sini sayangku,  kalian yang pernah mestra , yang pernah baik dan simpati padaku tegakkalah ke langit atau awan mendung kita tak pernah menanamkan apa –apa , kita takkan pernah kehilangan apa – apa.”

Aku menyukai semua rekaman inii, lalu dia pun mulai bercerita padaku.. rekaman itu menceritakan soe hok gie CATATAN SEORANG DEMONSTRAN” mahasiswa sastra UI yang meninggal di semeru, di mandalawangi.. dia tokoh demonstran yang intelektual, pada saat era soekarno dan soeharto tahun 48 hingga 65. Dia tokoh yang jujur dan terkenal ke idealisnya.
Hari ini kamu tahu... ini hari ulang tahun ku, 27 Januari, keinginanku mendaki ke semeru.. persis seperti gie dulu saat dia akan merayakan nya di atas gunung semeru di mandalawangi yang akhirnya dia menghembuskan nafas terahirnya disana... kisahnya persis dengan ku sekarang apa yang ku alami sekarang itu sama dengan apa yang beliau alami.... aku ingin menjadi orang tertinggi di pulau jawa karena sosok gie, membuat aku sadar menemukan jati diriku, untuk meninggalkan dunia yang hedonis ini. ferdias sangat mengagumi sosok SOE HOK GIE.  Dan aku sangat mengagumi sosok ferdias J

cinta tanpa tanda "sujiwo tejo"


Sujiwo tejo
Cinta Tanpa Tanda..
blas sun kuras wis samudraning waspo, wosing panggah tresnamu tan montro sun saparing,saklimah,tengaraning wae kae pamothat ujarmu kaladuk..kedlarung uba rampe tresnaku..panggah tresnamu pungguh tanpo tondo..
masasi warso mawindu-winduan sun ungkal sun unus idep pangroso tak wutake netro panamatku mung lumantar roso rekodoyo ponco indrio gyo wus tuntas tak singkurke mung mantheng sun tyaske sakabeh kang tak kasat ndriyo ujarmu..
tlah ku tandakan semesta cintaku kau tandaskan cinta tanpa tanda kuhasratkan isyarat sahaja kau isyaratkan pintaku terlampau – terlampau berprasyrat cinta ku kau isyaaratakan cinta tanpa tanda..
berulang – berulang berwinduan kurindu kupejam kutajamkan asah rasa kubaca tanda mata ku butakan terawang hanya dengan rasa kubaca tanda.. kuping hidung lidah rabaanku pun telah kuenyahkan kubaca tanda..
tipu daya panca indrapun tlah tuntas ku singkirkan ku baca tanda ku tandai kurasai semesta yang tak kasat mata, kata mu aku masih jadi budak panca indra yang membuatku terkecoh..


Wanita pencerita.
Dimata kaum hawa adam lah pengacau dunia mereka, sedangkan bagi kaum adam hawalah pengacau hati mereka.. kita di takdirkan berpasangan sangat berterimakasih lah kepada-Nya yang sudah menakdirkan begini, terkadang ada juga yang tak bersyukur atas kehendak tuhan hawa mencintai hawa dan adam mencintai adam apa dulu di jaman kerajaan di jaman sebelum masehi ada perilaku demikian terkadang tak habis fikir dengan mereka yang  menjalani nya..
Cinta saling disalahkan, sebenar nya cinta tak semestinya di salahkan yang harus disalahkan itu.. mereka yang menjalankan cinta.. 
Selingkuh.. kata nya sedikit namun penuh arti penuh peluh juga untuk menagrtikan kata – kata ini, sakit mungkin bagi orang yang diselingkuhi sedangkan bagi orang yang menyelingkuhi cinta ku indah setelah hadir nya kamu...
Cemburu.. awal yang menjerumuskan semua hubungan berantakan.
Kekasih ku.. jangan bersedih, maaf kalau aku pernah membuat mu kecewa terlampau jauh dengan ku.. aku hanya ingin merasakan kasih syang dari seseorang setelah kamu namun tenang saja sayang aku tak akan meninggalkan mu.. karena mu, seseorang yang memberi arti penuh dalam hidup ku, sayang.... maaf aku tak berani jujur kemarin kalau aku menduakan mu dengan dia yang membuat aku tersenyum bahagia di tengah – tengah tangis ku karena mu..
Sayang ... maaf aku terlalu menekan ego ku, maaf sayang aku terlalu banyak menuntut keinginan ku pada mu.. aku sadar yang terbaik itu satu, walau banyak kekurangan sekalipun. Yang sejati itu satu walau terkadang buat aku merasa jenuh