Rabu, 24 Juni 2015

Mungkin akan ada saatnya duniaku bukan duniamu begitupun sebaliknya

Seseorang yang selalu ada disaat aku bahagia susah dan jenuh...
Dia begitu setianya...
Dia begitu tulus nya...
Namun aku. Tak lebih dari pengecut yang kadang menjauh kadang mendekat karena takut sayang ini semakin kuat memeluk ku dalam keadaan yang sebenarnya tak boleh terjadi... 
Aku terlalu munafik mengatakan jangan pernah jauh jangan pernah pergi...
Aku takut bila terus mendekat yang dulu terulang lagi.. Mengharapkan mu... Menunggu mu.. Lalu kau pergi begitu saja..
Katanya... Semakin ku dekati semakin menjauh, semakin kujauhi semakin mendekati... Kamu ingat dulu, itu sama seperti kamu lakukan dulu kepadaku.. Yah sudahlah biar cerita dulu ku tutup rapat. Dan yang sekarang kita nikmati cerita kita yang tak pernah ada ujung nya selalu bersama sama membawa rasa yang sama sama tak mau menjauh yang sama sama membutuhkan namun tak bisa disatukan. Ibarat kata aku ini cinta terselubung mu... Hay kau aku tak mau semua berubah kacau aku ingin tetap bersama saat aku butuh, saat kau butuh kita selalu ada. Rasanya aneh jika kita saling diam... Rasanya hambar jika kita saling menjauh.. Entahlah apa esok kita akan seperti ini senjadi sosok yang tak saling mengenal. Aku harap tidak !

Sabtu, 09 Mei 2015

Asam manis rindu

Angin malam menusuk hati dingin tersayat rindu tak kunjung bertemu..
Malam memjadi saksi betapa aku ingin sekali di peluk hingga tertidur di pangguan mu..
Nafas terhengal tak ada tanda tanda kau menghubungi ku, kita berada di dunia sosmed yang sama tegur sapa pun enggan kenapa kau tak pernah mendahului aku menunggu..
Kodrat ku sebagai perempuan adalah menunggu...
Tidak kah kau rindu akan ku..
Aku sudah ganti setatus aku pun sudah ganti poto profil namun tetap saja kau enggan mengeping ku apa lagi mengucapkan selamat malam atau selamat tidur sayang...
Rasa nya aku ingin kembali dimana kita tak sama sama menjadi manusia modern beserta isi sosmed sosmed yang beraneka ragam ini.. Apalah arti aplikasi banyak dalam hp sayang.. Kalau untuk menyapa saja enggan, apalah artinya kita menyimpan nomer telpon jika kita tak saling berkomunikasi selayaknya orang lain yang selalu kau sapa yang tanpa jedah yang tanpa batasan...
Rindukah kau dengan ku.. Yang selalu memandang potret mu hingga meneteskan sedikit air mata yang terharu mendengarkan lagu lagu sendu tentang cinta.. Tentang rindu.. Tentang perasaan ku saat ini sendu sedih rindu.. Enggan menyapa takut kau hiraukan selamat malam pujaan hati yang selalu aku rindukan.

Jumat, 08 Mei 2015

Buta ku karena cinta part 2

"Dear klarisa kekasih ku..."
Sayang.. Jika esok kau baca surat ini jangan menangis, aku ingin kamu tetap tersenyum, sudah cukup banyak tangis yang kau keluarkan klarisa.. Aku tak mau menambah kesedihan yang kau rasa lagi setelah semua kau ketahui tentang aku.
Sayang... Maaf bukan aku tak bertanggung jawab atas semuanya, tapi kau akan tau alasan aku menghilang dari hidup mu, jika nanti semua berubah tak lagi sama.. Kau tak lagi
 dengan ku.. Jangan tangisi aku lagi sayang, sampai kapanpum cinta dan sayang ku itu, hanya untuk mu sampai aku pergi setelah melewati perjuangan ini... Klarisa tumbuhlah menjadi wanita yang kuat untuk ku, aku tak menginginkan kamu menangisi kepergian ku nanti, love you sayang aku mencintai mu selalu....

Setelah menulis surat untuk klarisa, darah bercucuran keluar dari hidung ariyo, lagi lagi kondisi ariyo melemah.. Dia tampak pucat, ketika bangun dan akan berjalan menutup pintu kamar pandangan semua samar. Dia sempoyongan dan tiba tiba gubraaaak dia tak sadarkan diri..
Saat ibunya akan memanggil dia untuk meminum obat, ibu histeris meneriaki anaknya, yang pingsan dan bercucuran darah, ariyooooooooo..... Yooooo.... Banguuuun nak... Banguuuun tolooooooong...
Tak beberapa lama, ariyo dibawa ke rumah sakit, dia langsung di masukan ke icu, harapan tipis kata dokter dia lagi lagi tak sadarkan diri atau koma.. Ibu membaca surat yang sedari tadi di genggam ariyo, ternyata ini surat untuk klarisa.. Ariyo sudah mendiskusikan soal pendonoran kornea matanya untuk klarisa saat dirinya meninggal nanti, pihak keluarga menyetujui nya, karena klarisa seperti ini semata mata salah anaknya.

Ibu..... Iah, klarisa
Kok rian, ga pernah datang lagi yah bu sekarang... Kenapa klarisa merindukan dia yah bu sekarang...
Ibu nya hanya diam memandang klarisa..
Ibu... Kok diem, emmm.. Mungkin rian, sedang ada urusan makanya dia tidak kesini.
Malam harinya..
Tok..tok..tokk..
Iah sebentar, ibu berlari membuka pintu, wanita paruh baya itu adalah ibu ariyo, boleh saya masuk, oh iah silahkan, ada perlu apa yah ibu...
Saya ibu dari ariyo, klarisa ada ?
Aku ingin bertemu dengan dia.. Aku ingin sekali memeluk anak itu.. Klarisa sedang tidak ada bu, dia sedang kontrol ke rumah sakit, ibu.. Maaf aku boleh tau dimana lagi keberadaan ariyo sekarang, ariyo... Sekarang sedang berada di Rs. Bu, kenapa dia?
Sebenarnya ariyo sedang berjuang mempertahankan hidupnya... Maksud ibu? Maaf sebelumnya, saya baru kesini, saya tau cerita klarisa seperti apa.. Ariyo pergi meninggalkan klarisa bukan karna dia marah, atau ingin meninggalkan klarisa dalam situasi ini, anak saya sedang menjalani pengobatan kangker otak yg di deritanya semenjak 2tahun ini, dan dokter sudah memfonis kl kangkernya itu sudah stadium akhir.. Ariyo koma berbulan bulan di rmh sakit, setelah dia melewati kemoterapi yang terahir.. Namun tuhan masih memberikan kesempatan hidup untuk ariyo.. Maaf ibu, jika kami baru sekarang menjelaskan dan mberitahu alasan ariyo menghilang, ini semua ariyo yang minta, dia tidak mau satu orang pun tau kecuali keluarganya sendiri, aku kesini ingin menjemput klarisa temani ariyo di saat komanya..
Ibu ariyo berlinangan air mata menceritakan kondisi anak nya tanpa henti, air mata itu terus menerus menetes.

Keesokan harinya, ibu ariyo menyambangi kembali kediaman klarisa, dia menjemput klarisa dan ibunya menuju rumah sakit,
Sayang... Iah bu, rian sedang sakit sekarang, kamu temui dia yah.. Beri semangat untuk rian agar dia cepat sadar..
Rian adalah nama samaran ariyo saat dia bersama klarisa.
Sesampainya di kamar ICU, klarisa di tuntun duduk disamping ariyo..
Nak.. Ini tangan ar.. Ar ? Siapa bu mksd ibu rian nak, oh.. Iah bicaralah, apapun yg mengganjal dihatimu sekarang apa yang kamu rasakan sekarang ungkapkan sayang.. Di dalam ruangan ada ibu ariyo dan ibu klarisa..
Rian.... Aku ada disini.. Disamping kamu, kamu sakit apa ? Kenapa sampe tak sadarkan diri seperti ini, klarisa kangen main sama kamu.. Klarisa mau terus ditemenin rian, rian janji kan inget ga pas pertama kali kita ketemu di taman, aku pikir kamu itu laki laki yg selama ini aku tunggu rian, maaf yah aku udah lancang peluk kamu.. Kamu ini sosok yang buat aku ga bisa lupa sama seseorang.. Seseorang yang selalu aku tunggu, seseorang yang sangat aku sayangi. Riaan.. Klarisa tak bisa membendung tangisnya dia memeluk tubuh ariyo yang berbaring tak bergerak, ariyoooo... Semua terngangah saat klarisa tiba tiba menyubut nama ariyo, aku sangaaat merindukan mu.. Sangaaaaat...
Ibu ariyo tak bisa menyembunyikan kesedihan ini mereka ikut menangis.. Ariyo akhirnya merespon dia mengeluarkan air matanya.. Namun anggota badanya sama sekali tak bergerak, hanya air matanya saja yang menetes.

Paginya..
Kondisi ariyo semakin drop, keluarga sudah di kumpulkan, harapan semakin menipis.. Hanya doa dan doa yang bisa kita lakukan dan kekuasaan yang maha kuasa, dokter sudah tidak bisa bicara apa apa. Menjelang sore.. Sekitar jam 15:00, dokter kembali berdatangan ke kamar ariyo detak jantung nya kian melemah.. Beberapa obat sudah di suntikan namun sudah tak ada reaksi... Dan akhirnya menjelang magrib nyawa ariyo sudah tidak bisa di tolong dia kini sudah di panggil oleh sang maha kuasa..
Semua histeris mendengar kabar jika ariyo telah tiada..
Nak... Iah ibu, ada apa ? Rian...
Kenapa dengan rian bu? Rian sudah di panggil sang ilahi nak.. Ibu becanda ? Hahaha masih pagi lo bu.. Nak ibu tak bercanda, tadi ibu rian telpon memberi tahu bahwa ariyo.. Apa ?! Ariyo ?? Emms maksud ibu rian nak..
" Tuhan.. Kenapa sesesak ini mendengar berita itu, ada hal yang begitu beraat aneh kenapa... Aku baru mengenalnya namun hati ini begitu dekat, siapa dia sebenarnya.. Belum sempat aku melihatnya, kamu orang yang begitu aku tunggu... Kini sudah pergi lagi."
Selang sebulan setelah kepergian ariyo, klarisa segera di operasi kornea mata, pihak kedua keluarga hadir semua cemas... Bukan cemas menunggu operasinya, mereka takut klarisa shok lagi ketika dia tau semuanya. Operasi berjalan lancar.. Tak ada hambatan apa apa, sore ini perban di mata klarisa bisa langsung di lepas.. Perlahan perban itu di lepas, semua mata tertuju kepada klarisa, silahkan buka matanya ujar dokter, perlahan klarisa membuka matanya, dia diam tak ada respon menghawatirkan semua keluarga yang ada di dalam.. Kemudian dia meneteskan air mata... Dan mulai melirik ibu, ibu.. Aku bisa melihat mu lagi, semua sudah bernafas lega akhirnya operasi itu berhasil. Aku ingin melihat makan rian bu.. Semua tertegun, sayang nanti yah kamu baru saja operasi, kl dokter sudah membolehkan kamu pulang kita ke pemakaman.
Akhirnya dokter sudah menyarankan klarisa pulang.. Ibu, dari sini kita ke pemakaman rian yah.. Ibukan udah janji sama aku, ibu hanya membalasnya dengan senyum, sesampainya di pemakaman, klarisa mencari cari nama rian namun tak ada, ibu.. Kita tidak salah tempat? Ini nama yg di batu nisan bukan rian ? Tapi..... Perlahan dia menyebut nama Ariyo. Lalu ibunya menyodorkan surat yg ariyo tulis untuk klarisa, tak beberapa lama klarisa bersimpuh sambil menangis kaku.. Kenapaaaaaaaaaaaa !!!! Kalian begitu tega! Disisa hidupnya aku tak pernah diberi tahu bahwa rian adalah ariyo kalian tegaaaa heuheuwhwu... Sambil terus menangis dia memeluk batu nisan ariyo.. Sayang.. Aku tak mampu sendiri, aku tak mampu.. Kamu begitu sempurna untuk aku lupakan, nak.. Bangun sayang hapus air mata mu, kamu harus kuat biar ariyo tenang disana, harus ikhlas yah harus. Kamu tidak boleh terpuruk untuk kedua kalinya.
Akhirnya klarisa sudah mengikhlaskan kepergian ariyo, dia kembali menjalani kehidupan normal setelah semua bisa ia lewati, dan tak pernah lupa setiap pagi dia pergi ke pemakaman untuk mengganti bunga mawar merah kesukaan rian.
"Cinta sejati akan hadir sampai mati, terasa hingga sosoknya tiada.. Egois itu, menyimpan rasa sendirian, jujurlah apapun yang terjadi pada dirikita, anggap kekasihmu seperti sahabat ceritakan semua keluh kesahmu padanya biar tak ada kata salah paham" -tamat-

Selasa, 05 Mei 2015

Buta ku karena cinta

Ada sebuah kisah, tentang gadis keturunan belanda yang kini tinggal di indonesia klarisa namanya, dia kini sudah menetap di indonesia berasama keluarga sang ibu, ayah klarisa sudah lama meninggal sejak dia umur 12tahun, sekarang umur klarisa sudah 22 tahun, al kisah seperti ini.. Pada saat itu klarisa memiliki kekasih hati yang bernama ariyo dia asli keturunan pribumi.. Mereka berdua menjalin hubungan sudah cukup lama sudah hampir 6tahun, tak ada yang menyangka sebelumnya kejadianya akan seperti ini, awal mula dari keluarga klarisa.. Klarisa sempat di jodohkan namun klarisa menolak rencana keluarganya dia begitu mencintai ariyo sangaaaat, apapun klarisa akan lakukan, agar hubungan keduanya tetap abadi seperti bayang bayang di benaknya klarisa sungguh begitu menyayangi ariyo, sang kekasih tahu jika klarisa akan di jodohkan, dia begitu sangat pasrah mendengar berita itu.. Tapi klarisa selalu memberikan kekuatan keyakinan kalau dirinya tidak akan mau dijodohkan dia sangat menyakinkan ariyo kalau kelak yang akan mempersuntingnya adalah lekasih tercinta bukan pilihan keluarganya.

Lambat hari lambat minggu pertengkaran demi pertengkaran terjadi di antara mereka, ariyo selalu mempermaslahkan perjodohan itu jika mereka sedang bertengkar.
Aku mundur lebih baik kamu turuti apa mau keluarga mu.. Aku ini dimata keluargamu tak ada apa apa nya...
Sudah cukup !!!!! Permasalahan itu sudah berlalu sudah lamaaaa kenapa masih saja di bahas! Ibu ku sudah menyerahkan semua kepada ku, dan aku sudah berkali kali katakan pada mu bahwa aku memilih mu bukan yang lain.
Tapi sama saja, pandangan keluarga besar mu masih tetap sama.
Apa kamu tak memikirkan aku yang selama ini memperjuangkan kita ! Kita pacaran sudah hampir 7tahun apa tak ada sedikitpun otak mu berpikir dewasa untuk kita, aku ingin semuanya baik baik saja kita perjuangkan ini bersama sama yo...
Ariyo kemudian pergi meninggalkan klarisa tanpa sepatah katapun.
Klarisa hanya menangis pilu menunduk tak memandang ariyo yang kini pergi meninggalkannya sendiri.

Setelah kejadian pertengkaran itu, mereka jauh ariyo memutus komunikasi, tak ada lagi sms, bbm, telfon, dan pemberitahuan sosmed lainya tentang dirinya, klarisa gadis yang tak sabaran, panik, selalu menggunakan prasanya dia kalab selalu gelisa, 2,3 hari dia bisa melewati itu walaupun setiap akan tidur dia selalu berlinangan air mata..
Hati ku sesak bukan apa apa,
Apa pengorbananku sampai sejauh ini tak kau pikirkan
Tanpa kabar menghilang apa akan menuntaskan masalah, temui aku datanglah padaku dataaaang.... Aku rindu sekaliiii kamu tidak tau rasanya menunggu seperti apa!!! Tolong Jangan siksa aku dengan prasaan tak nyaman ini.
Sms singkat pun aku kirimkan padanya sudah beberapa lama namun tak ada balasanya..
Klarisa murung dalam kamarnya, terus menangis tanpa henti, dia mengunci kamarnya triakan ibunya sama sekali dia hiraukan.
Klarisaaaaa....klarisaaaaa... Klarisaaa...
Nak.. Ayolah keluar buka pintu kamar mu klarisaaa .... Ayo.. Sayang...
Ibu sudah membujuk klarisa keluar namun tak dihiraukanya tolong ibu nak.. Ibu klarisa menelpon sahabat klarisa untuk datang kerumah untuk membujuk klarisa.
Datanglah sahabat sahabat klarisa ke rumah, namuntetap saja tidak ada jawaban dr klarisa .

Sebulan sudah klarisa mengurung dirinya di kamar, dengan semua upaya ibu dan sahabatnya membujuk klarisa keluar dari kamarnya namun sama saja tanpa hasil, akhirnya ibu memutuskan untuk mendobrag pintu kamar klarisa, berhasilah kami mendobrag pintu kamarnya, klarisa sedang berbaring memejamkan mata.. Ibunya langsung berlari menuju klarisa dan mendekapnya.. Tubuh gadis itu dingiiiiin sekali kami pikir klarisa sudah.....
Namun nafasnyaasih tersenggal, bawa kerumah sakit. Ucap joni om klarisa. Segera saja klarisa di bawa ke rumah sakit, sahabat lainya mencari keberadaan ariyo yang entah hilang kemana.. Klarisa tak membuka matanya dia masih terpejam kini jarum infus menempel di tanganya, beberapa sahabatnya mengeposh foto klarisa di rumah sakit, bertujuan agar ariyo lihat dan bisa datang menemui klarisa, ibu klarisa sudah pasrah dengan keputusan anaknya dgn masalah cinta ini, belum ada tanda tanda klarisa sadar.. Dia masih bungkam tak mau merespon sekitarnya, tapi menurut dokter dia sengaja memejamkan mata, bukan pingsan atau tak sadarkan diri, dia dalam keadaan sadar. Namun bungkam..
Kondisinya kian melemah, tak ada asupan makanan sedikitpun yang masuk, hanya dari selang infus saja klarisa mengkonsumsi makanan.

Pagi yang cerah seketika menjadi duka untuk keluarga klarisa..
Pagi itu, semua menangisi klarisa, dokter menyatakan bahwa klarisa mengalami kebutaan, dia bisa buta karena pembengkakan mata akibat menangis terus menerus kemarin, klarisa masi tertidur hanya pihak keluarha yang tahu, tentang kondisi klarisa...
Ibu.... Itukah kau..
Ia nak, kok gelap? Apa disini sedang mati lampu.. Aku tak bisa melihat mu ibu... Semua gelap, ibu... Kenapa tidak dijawab?
Kenapa ibu menangis, ibu tidak apa apa nak, ibu hanya bersyukur masih bisa melihat mu, sayang.. Kamu harus ikhlas yah. Nak haruuus... Sabar, maksud ibu ? Memang aku ini kenapa?
Akhirnya ibu menceritakan semua pada klarisa, dia menangis lagi memeluk ibunya erat tanpa henti menangisi dirinya.

Klarisa kini banyak diam... Tak seceria dulu...
Hari minggu ini klarisa dan sahabat sahabatnya akan membawa klarisa ke taman.. Kata dokter klarisa tidak boleh terus terusan murung agar dia tidak mengalami stres..
Di sebuah taman klarisa mengembangkan senyumnya, dia menikmati tiupan angin yang sepoy-sepoy, klarisa....
Hands kenapa ?
Jawab hands, apa ada orang lain disini selain aku cindy dan kamu, emmm... Mereka tak menjawab, sebenarnya disini ada ariyo, akhirnya ariyo muncul dia berlinangan air mata memandang klarisa yang sekarang buta karena menangisi dirinya.
Parfum ini...
Ariyo menempelkan teluncuk nya ke depan mulutnya mengisyaratkan kepada mereka agar tidak memberitahu keberadaan ariyo disini..
Klarisa kenapa kamu murung, tanya cindy.. Aku mencium parfum ariyo, aku sangat merindukanya cin... Sangat.
Singkat cerita, ariyo sudah bertemu dengan ibu klarisa, iah berjanji akan mendonorkan matanya untuk klarisa, namun ibunya tak menyetujuinya, walau klarisa seperti ini karna ulahnya, namun ibu klarisa masoh punya hati... Jaga klarisa saja ibu sudah senang jangan donorkan mata mu untuk klarisa.. Namun tekat ini sudah bulat, ariyo menyembunyikan rahasia besar ternyata dia mengidap kangker otak stadium 4, dia pergi dari kehidupan klarisa berbulan bulan karena dia harus menjalani kemoterapi.. Tak ada satu orang pun yang tahu hanya keluarga saja.

Rabu, 22 April 2015

siapa dia ?

Siapa kamu yang masuk dalam mimpi ku.

Selepas malam.. Ku pejamkan mata hingga aku terlelap tidur, dalam tidur ku waktu itu.. Aku bermimpi seseorang yang sebelumnya tak pernah aku impikan, aku tak mengenalnya, bahkan belum pernah rasanya bertemu orang itu..
Dia tampan, putih berambut hitam tipis, hidung nya sangat mancung. Di dalam mimpi ku, sahabat sahabat ku hadir, mereka bilang... Laki - laki ini sudah lama mengagumimu, menginginkan dekat dengan mu.. Dia ingin menjalin hubungan baik dengan mu, dia menyukai mu.. Laki - laki itu tersenyum pada ku, dia terus tersenyum maniiiiis sekali, tak mengeluarkan sepata katapun hanya menatap ku dan terus tersenyum. Aku yang sedari tadi hanya melolong tanpa berkedip membisu memandang wajahnya.
Lalu... Aku terbangun dan sampai sekarang aku penasaran siapa orang yang ada di dalam mimpi ku itu, laki laki tampan yang belum pernah aku temui sebelumnya kenapa bisa masuk dalam mimpi ku...
Apa dia jodoh ku ? Apa dia yang kelak akan bersama ku yang begitu mencintai ku.. Entahlah ini masih dalam rahasia tuhan, setiap malam aku berdoa supaya di mimpi ku kelak dia datang lagi... Namun sayang kini dia tak pernah hadir, tuhan yang maha pengasih.. Engkau begitu tau apa ingin ku... Beri aku yang terbaik tuhan atas rahmat mu.. Atas jalan yang kau ridoi untuk ku, jika dengan ini kau temukan aku dengan seseorang yang begitu mencintai aku, pertemukan aku.. Dalam keadaan baik.. Jika ini awal dari kebaikan ku.. Tunjukan apapun itu untuk ku tuhan.. Hanya engkau yang maha tau atas segalanya... Insyallah aku ikhlas...
Karena keputusan yang engkau berikan pasti yang terbaik..

Kamis, 12 Februari 2015

"Rindu untuk dota"

Rindu untuk dota..

Hey... Kau yang ada di sebrang sana..
Dota....
Apa kabar mu..
Aku harap selalu baik-baik saja, disini aku pun baik-baik saja jika kamu mau tahu kabar ku..
Andai waktu itu bisa terulang kembali, aku dan kamu bisa saling sapa canda dan bertemu lagi seperti waktu itu..
Namun sayang.. Kini potretmu dan canda tawa khas mu hanyalah kenangan yang aku bingkai indah di hati ini..


Dota...
Waktu begitu cepat berlalu.. Datang tiba-tiba dan pergi begitu saja.
Gadis kecil yang selalu merindukan mu disebrang sini memandang mu dari kejauhan.. Kau tampak tampan rupanya aku mulai mengagumi mu.. Ah rasanya takut hati ini.. Entahlah aku tak sepadan dengan mu. Mungkin biar saja seperti ini aku mengagumimu dari kejauhan, tanpa semua orang tau yah... Tanpa kamu tau juga.
Rindu ku pada dota...
Hanya nama itu yang selalu aku ingat
Dota...dota...dota... sampai lucunya masuk kedalam mimpi ku berungkali hahahaha... Nampak nya aku mulai bodoh. Semoga kita di pertemukan dalam keadaan baik, salam ku untuk dota..


Jumat, 23 Januari 2015

Rasanya Sendu Sahabat ku... part 2

Keesokan hari nya aku bertemu lagi dengan ari, dia..mengingatkan aku pada kakak pertama ku, penyayang.. Lembut dan menghormati perempuan, kini komunikasi kami, bisa di bilang lancar, dia memiliki hobi gila game, perkenalan ini sekali lagi bukan untuk menyembukan luka kehilangan ku, dia hanya butuh teman bukan seorang kekasih.. Sepertinya riwayat kenangan bersama mantanya itu sama seperti ku, dia sudah 2,5tahun menjomblo dan enggan lagi mencari pacar.. Mungkin dulu dia sudah benar benar mencintai lalu di kecewakan, yah entahlah aku tak mau membahas itu.. Semua orang punya alasannya masing" untuk membuka lembaran baru kembali.. Hati manusia siapa yang tau, " El kenapa kamu, mau jalan dengan ku.. Ga ngajak orang lain, el.. Jangan terlalu berharap dengan ku yah.. Setiap teman teman ku yang menjomblangkan aku selalu gagal, aku itu susah sekali didekati perempuan, aku blm mau terikat pacaran, jadi kamu mungkin akan buang" waktu.. Hahahah aku tertawa PD kamu ri.. Siapa yang mau mendekati mu, aku juga menganggap mu hanya sebatas teman saja. Tenang saja ri.." Lalu kami lanjutkan makan, dalam hati.. Aku dipertemukan oleh tuhan dengan orang yang masih mengenang masalalu nya sama seperti aku lucu sekali dinamika hidup ini.

Waktu itu singkat...
Dia kini hadir lagi kembali lagi, datang lagi..
Laki laki itu sebenarnya tak tergantikan sampai sekarang, namun entah kenapa ada rasa takut yang kadang aku juga tidak tau menjelaskan nya dari mana,
Tahun yang baru...
El... Bagaimana kamu dan ari, sampai mana ? Tanya sahabat ku, aku hanya tersenyum simpul sudahlah jangan dipermasalahkan itu kita hanya berteman, aku sendiri saja masih merindukan dia, aku belum bisa untuk mencintai orang lain, kamu payah el.. Besok kita keluar yuk, aku akan mengenal kan laki laki baru untuk mu.. Jangan bilang kamu tidak tertarik dia asik tak jaga image pokoknya gokil deh dia satu hobi,  maksud mu ? Satu hobi dengan ku. Yah.. Dia suka menggambar dia suka musik yg sama dengan mu dia suka edit edit ga penting yah pokonya dia kamu bamget deh.. Baiklah besok ajak aku bertemu dengan dia, hahahahaha... Loh ! Kok kamu malah ketawa, kenapa? Lucu kamu el.. Iah nanti aku kenalkan sama kamu besok, dandan yang cantik yaaah... Aaah kamu jangam buat aku minder lagi, aku tak bisa dandan cantik seperti wanita wanita kekinian.

Keesokan harinya....
Yuk aku udah siap, celoteh el..
Kamu mau kemana.. Ini masih pagi el, dia jg belum bangun sabaaar lah ngebet banget mau move on hahahaha, sialan lagi lagi aku di ketawain.
Tok...tok...tok..
Iah sebentar... Lah.. Kamu ! Kok kamu ada di siniii.. Ngapain
El... Siapa el...
Eh tamunya udah datang...